School History

Bookmark and Share Share

Selamat datang di Tegal Kota Bahari, sebuah kota metropolis yang terletak di pantai utara Jawa, tepatnya di Provinsi Jawa Tengah bagian barat. Kota Tegal, kota yang memiliki posisi yang sangat strategis, karena terletak di jalur persimpangan dari arah timur kota Semarang dan arah selatan kota Purwokerto serta dari arah barat Jakarta. Kota yang hanya memiliki 4 kecamatan memiliki fasilitas-fasilitas umum yang cukup memadai, masjid Agung sebagai tempat peribadatan kaum muslim, terminal induk untuk bis dan angkutan kota, stasiun kereta api, hotel-hotel berbintang yang sangat membantu mempercepat akses hubungan antar daerah.

Tatanan birokrasi yang cukup kondusif, pemerintah kota yang sangat besar memberikan atensi kepada dunia pendidikan, hampir semua sekolah di kota Tegalmenempati gedung-gedung baru yang cukup megah dan dapat dibanggakan yang semua itu merupakan bantuan dari Pemerintah Kota Tegal, tidak terkecuali SMA Negeri 1 Kota Tegal.

Getar hasrat masyarakat kota Tegal untuk memiliki sebuah Sekolah Lanjutan Atas Negeri khususnya Sekolah Menengah Atas (SMA) terasa sejak bulan Maret tahun 1950. Saat itu sarana pendidikan yang disebut sekolah di segenap penjuru nusantara masih sangat sedikit. Sekolah Rakyat (SR) yang sekarang bernama Sekolah Dasar (SD) saja masih sangat jarang. Belum setiap desa memiliki sekolah rakyat. Lebih banyak desa yang belum memilikinya. Kalaupun mempunyai SR maka hanya sebuah SR di desa itu untuk beberapa desa yang berdekatan. Itupun masih banyak sekolah rakyat yang hanya sampai kelas 2 saja. SR yang sampai kelas 6 terdapat dikota-kota kawedanan, sedang Sekolah Menengah Tingkat Pertama (SMP) ataupun SLTP lainnya hanya dikota-kota kabupaten atau kotamadya dan SLTA termasuk SMA hanya terdapat dikota-kota karesidenan. Di Jawa Tengah SLTA hanya terdapat di Kota Magelang, Surakarta, Pati, Purwokerto, Semarang dan  Pekalongan. Karena itu anak-anak di Kota Tegal lulusan SMP yang ingin melanjutkan ke jenjang SLTA harus pergi dan mondok di kota-kota karesidenan. Padahal setiap lulusan SMP di Tegal berhasrat meneruskan pendidikan yang lebih tinggi. Sedang orang tua mereka tidak semua tega melepaskan anaknya atau membiayai ke kota karesidenan. S

Hasrat masyarakat yang menggelora itu tertangkap oleh seorang wanita anggota DPRD kotamadya Tegal yaitu Ibu Sophie Sarwono, yang membawanya ke sidang DPRD kotamadya Tegal. Ketua DPRD Kotamadya Tegal Bapak A.A Jenie  Dt. Lelo Basa bersama seluruh anggota DPRD menyambut gembira. Akhirnya Ibu Sophie Sarwono, Bapak A.A Jenie Dt. Lelo Basa bersama Bapak Rono Atmodjo, Kepala SMP Negeri dan tokoh kotamadya Tegal pada tahun 1955 berhasil membuka kelas satu SMA bagian C sore hari di SMP Negeri 1 Tegal,.

Untuk diperkenalkan dan diperjuangkan kepada Departemen PP&K diperlukan badan pendiri sekolah, maka didirikan Yayasan Lembaga SMA Tegal. Ibu Sophie Sarwono sebagai figur masyarakat dijadikan ketuanya, supaya pemerintah pusat maupun daerah yakin bahwa masyarakatlah yang memerlukan SMA. Setelah satu tahun mondar-mandir Tegal-Jakarta, SMA swasta itu diberi status SMA Bantuan. Kelas bertambah, mondar-mandir lagi ke Semarang – Jakarta satu tahun kemudian SMA Bantuan dijadikan SMA bersubsidi. Ibu Sophie Sarwono sebagai kepala sekolahnya.

Alhamdulillah dalam bulan Agustus tahun 1958 turunlah keputusan dari Dep. PP&K No.26/SK/8.III tanggal 21 Agustus 1958 yang berlaku mulai dari tanggal 1 Agustus 1958, disusul dengan pengangkatan Direktur pertama ialah Bapak Nyuwono BA.

Sejak saat itu setapak demi setapak SMA Negeri Tegal mengalami perkembangan yang sangat signifikan, baik dari fisik bangunan, jumlah guru maupun siswa beserta prestasinya. Dan sejak 1 Agustus 1980 SMA Negeri Tegal berubah menjadi SMA Negeri 1 Tegal dan puncaknya pada tanggal 18 Juli 2007 berdasarkan Surat Keputusan Direktur Pembinaan SMA No.697/C4/Ma/2007, SMA Negeri 1 Tegal ditunjuk sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) yang memiliki visi :

“ MEWUJUDKAN GENERASI BERMUTU YANG BERMARTABAT”

Sedangkan misi sekolah :

  1. Memberikan kemampuan bagi lulusan minimal untuk melanjutkan pendidikan.
  2. Membekali keterampilan kepada siswa sesuai dengan bakat/minat menjadi siswa yang terampil, cerdas, beriman, bertaqwa dan mampu mengkomunikasikan dirinya dan kemampuannya.
  3. Membekali dan melatih keterampilan kepada siswa yang berpotensi tidak melanjutkan ke Perguruan Tinggi agar menjadi wirausaha yang mandiri.
  4. Menyiapkan lulusan untuk menjadi anggota masyarakat yang dapat memahami dan menginternalisasikan gagasan dan nilai masyarakat yang beradab dan cerdas.
  5. Menyiapkan lulusan yang menguasai TIK dan komunikasi dalam bahasa asing (Inggris, Jepang, Arab dan Mandarin)

Sepanjang perjalanan sejarah perkembangan SMA Negeri 1 Tegal, tampuk kepemimpinan secara estafet dipegang oleh :

Bapak R. NYUWONO Tahun 1958 s.d 1966
Bapak RONAS HAROEN Tahun 1966 s.d 1971
Ibu Dra. SRI DALINAH Tahun 1978 s.d 1981
Bapak Drs. KARTONO Tahun 1981 s.d 1983
Bapak Drs. ZAENAL AFANDI Tahun 1983 s.d 1985
Bapak H. SOEHARDI HARDJO SARTONO Tahun 1985 s.d 1991
Bapak Drs. H. MARSUM M DAHLAN Tahun 1991 s.d 2000
Bapak Drs. H. SUROTO, M.M Tahun 2000 s.d 2007
Bapak Drs.H.SURONO Tahun 2007 s.d 2011
Bapak Drs.RISMONO,M.Pd. Tahun 2011 s.d Sekarang

Untuk keperluan kegiatan inti proses belajar mengajar SMA Negeri 1 Tegal, menyediakan 27 ruang kelas, 1 Laboratorium Biologi, 1 Laboratorium Fisika,1 Laboratorium Kimia, 2 Laboratorium Komputer, 1 ruang multimedia dan 1 ruang perpustakaan dengan didukung oleh SDM dari guru dan staf karyawan tata usaha yang berjumlah 70 orang.

SMA Negeri 1 Tegal sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional yang sekaligus sebagai sekolah unggulan di daerah Tegal dan sekitarnya memiliki siswa berjumlah 952 yang terdiri dari kelas :

Kelas X 318 siswa
Kelas XI 311 siswa
Kelas XII 323 siswa

Hasil Ujian Nasional pada tahun pelajaran 2007/2008 mendapat klasifikasi A untuk semua mata pelajaran dengan nilai rata-rata :

Bahasa Indonesia 8,51
Bahasa Inggris 8,23
Matematika 8,32
Fisika 7,56
Kimia 7,59
Biologi 7,85

Penebaran para lulusannya banyak yang masuk ke Perguruan Tinggi Negeri dan swasta favorit, seperti :

Universitas Indonesia Jakarta
Universitas Gajah Mada Yogyakarta
Universitas Diponegoro Semarang
ITB Bandung
Universitas Padjadjaran Bandung
STT Telkom Bandung
STAN Jakarta
Universitas TRISAKTI Jakarta, dll

Pembelajaran berbasis ICT menjadi program primadona di SMA Negeri 1 Tegal dengan difasilitasi 2 Laboratorium Komputer, 1 ruang multimedia dan perpustakaan digital yang telah dilengkapi dengan jaringan internet sebagai upaya untuk menggali informasi dan referensi untuk mendapatkan data yang dapat menunjang para siswa dalam belajar.

Pada tahun 2006/2007 prestasi gemilang telah diraih oleh SMA negeri 1 Tegal dengan meraih kejuaraan pada Olimpiade Sains Nasional, yaitu :

  1. Medali emas untuk olimpiade Matematika Dipersembahkan oleh ananda Prenali Dwisti Sedwika.
  2. Medali perak untuk olimpiade Komputer Dipersembahkan oleh ananda Harry Indra K
  3. Medali Perunggu untuk olimpiade Fisika Dipersembahkan oleh ananda Chilman Aji

Untuk membimbing para siswa dalam mengembangkan bakat dan minat, para siswa SMA Negeri 1 Tegal mengikuti beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang meliputi :

  • Pramuka dan PKS, sebagai wahana bagi para siswa untuk melatih diri dalam bela negara dan cinta tanah air.
  • PMR, mendidik para siswa agar dapat memiliki kepedulian sosial dan cinta sesama.
  • Kesenian Karawitan dan musik, tempat para siswa menyalurkan apresiasi seninya dan sekaligus untuk melestarikan budaya bangsa khususnya budaya Jawa.
  • ICT dan Debat Bahasa Inggris, menyiapkan para siswa untuk bersaing di era digital dan global.
  • Kerohanian Islam, sebagai arena membina kader-kader remaja muslim melalui Spiritual Building Training secara periodik

Akhirnya, jayalah SMA Negeri 1 Tegal dengan mensinergikan potensi kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual, sehingga akan lahir kader-kader bangsa yang militan